Magic Ink, tinta tato yang bisa menghilang: masa depan tato?
Cara kerja Magic Ink, tinta tato yang bisa menghilang: nanosfer PMMA fotokromik yang menyala oleh cahaya tampak dan padam oleh UV, serta soal keamanannya.

Magic Ink
Pada pertengahan Januari 2024, dunia tato dihebohkan oleh peluncuran produk baru: tinta tato yang diaktifkan cahaya, “Magic Ink”. Berikut salah satu wawancara paling lengkap dengan para pencipta tinta ini:
Inovasi dalam dunia tato dari tattoo artist terkenal Keith “Bang Bang” McCurdy

Keith “Bang Bang” McCurdy
Inovasi dari tattoo artist terkenal Keith “Bang Bang” McCurdy ini memungkinkan tinta tato diaktifkan dan dinonaktifkan hanya dengan sorotan cahaya. Sederhananya, dengan “Magic Ink” yang baru ini Anda bisa “mematikan” tato kapan saja Anda mau.
Demonstrasi Magic Ink
Keith “Bang Bang” McCurdy pernah menato Rihanna, Justin Bieber, Cara Delevingne, dan banyak bintang lainnya, tetapi gairahnya untuk berkarya tidak berhenti di situ. “Saya selalu bilang bahwa inspirasi menyalakan motivasi saya,” kata Bang dalam sebuah wawancara.
Inspirasi dan lahirnya Magic Ink
Berinovasi di dunia seni tubuh adalah pendorong utama bagi Bang, dan “tinta tato selalu menjadi salah satu hal di papan rencana saya,” katanya. Namun membuat tinta biasa yang sama seperti yang lain terasa terlalu mudah — ia ingin bermimpi lebih besar. “Banyak perusahaan yang membuat produk tato, tetapi tidak banyak yang dimiliki atau dijalankan oleh tattoo artist,” ujarnya. “Bagi saya sangat penting untuk menciptakan produk dan ikut memimpin proyek-proyek itu sebagai tattoo artist, serta melibatkan tattoo artist sejak awal, bukan belakangan sebagai duta merek.” Setelah tercetus ide Magic Ink, ia pun mulai bekerja.
Dalam risetnya, Bang menemukan Carson Bruns, PhD, asisten profesor di University of Colorado Boulder, yang membuat tato pada dirinya sendiri yang ia sebut “solar freckle” (bintik surya) untuk mendeteksi sinar ultraviolet demi mencegah kanker kulit. Terpesona oleh ide itu, Bang terbang ke Colorado untuk melihat langsung tato yang diaktifkan cahaya di kulit Dr. Bruns. Dari situ ia mulai memikirkan bagaimana teknologi ini bisa diadaptasi untuk konsumen, lalu mulai menggarap proyek ini bersama sang ilmuwan. Teknologi dasar tinta ini telah dikembangkan oleh Dr. Bruns selama sekitar enam tahun, tetapi Bang baru bermitra dengannya sekitar dua tahun lalu untuk mendirikan HyprSkn, perusahaan induk usaha baru ini.
“Meskipun ide awal Dr. Carson sangat mulia, [Magic Ink] direkayasa secara berbeda, bukan sekadar diaktifkan dan dinonaktifkan oleh sinar UV sesuka hati,” kata Bang. “Sekarang jauh lebih terkendali, dan formulanya jauh lebih presisi.”
Terbuat dari apa Magic Ink?
Magic Ink terbuat dari dopan yang tidak sitotoksik, yaitu bahan “ajaib” fotokromik dalam formulanya, dan polimetil metakrilat, bahan yang juga dipakai untuk dermal filler. Berbeda dengan pigmen tato yang dibuat dengan bahan penggiling (milling agent), implan HYPRSKN adalah nanosfer PMMA yang dibuat tanpa penggilingan dan diperkaya dopan sebagai bahan aktif.
Magic Ink — tinta tato yang bisa menghilang
Bahan utama: PMMA kelas biomedis
PMMA, atau polimetil metakrilat, adalah kaca polimer bening yang telah digunakan dengan aman dalam dunia medis selama lebih dari 70 tahun, antara lain dalam dermal filler, sendi panggul buatan, semen tulang, dan lain-lain. Dalam implan HYPRSKN, cangkang PMMA yang biokompatibel membungkus pigmen sehingga membatasi interaksi langsung antara pigmen dan sel-sel tubuh.

Keunggulan PMMA antara lain:
- Biostabilitas yang sangat baik. Rantai polimer PMMA lentur, tetapi sangat stabil dan biokompatibel, sehingga ideal untuk implan biomedis. Tubuh tidak menguraikan PMMA dan tidak bereaksi buruk terhadapnya; karena itulah PMMA banyak dipakai dalam implan biomedis, kedokteran gigi, dan prostetik.
- Transparansi yang luar biasa. Karena sangat bening, PMMA sering dipakai sebagai pengganti kaca biasa dan cocok untuk apa saja, mulai dari jendela tahan benturan hingga serat optik.
- Kemurnian tinggi. “PMMA tersedia luas dengan kemurnian kelas medis, dan itulah yang selalu kami gunakan dalam produk kami untuk menjamin keamanan dan biokompatibilitas.”
Dopan adalah zat tambahan berkadar rendah yang dimasukkan ke dalam suatu bahan untuk mengubah sifatnya. Dopan HYPRSKN mengubah sifat optik nanosfer PMMA sehingga nanosfer itu bisa berubah warna (seperti pada Magic Ink) atau menghamburkan sinar UV sambil tetap tidak terlihat (seperti pada Invelanin).
Dopan HYPRSKN dibuat khusus dengan standar kemurnian dan mutu yang belum pernah ada sebelumnya, sehingga membuka fitur-fitur revolusioner untuk implan intradermal.
“Ukuran partikel Magic Ink dibuat optimal sehingga sistem kekebalan tubuh Anda tidak bisa mengangkutnya.” Bahan-bahan tinta ini juga biokompatibel dan memenuhi standar medis.
Bagaimana cara kerja Magic Ink?
Proses membuat tato dengan Magic Ink sama persis dengan membuat tato biasa. “Bagi kami sebagai artis, hal itu penting karena kami punya tanda visual dan beberapa variabel lain yang memberi tahu bahwa tinta sudah masuk ke kulit dengan benar,” kata Bang. Saat ini Magic Ink hanya tersedia dalam warna merah, tetapi mereka berencana meluncurkan warna lain di masa depan.
Selama masa penyembuhan awal, tato sebaiknya tidak diaktifkan dan dinonaktifkan, tetapi beberapa minggu kemudian, setelah tato benar-benar sembuh, Anda bisa menikmati sepenuhnya efek karya seni ajaib Anda.
Tinta ini dinyalakan dan dimatikan oleh panjang gelombang cahaya tertentu. “Satu panjang gelombang cahaya akan mengaktifkan tato Anda, dan aktivasinya terjadi karena struktur partikel benar-benar berubah,” jelas Bang. Itulah yang memunculkan warna. “Lalu, jika Anda memberinya panjang gelombang lain atau medan cahaya tampak, struktur itu berubah lagi dan warnanya tidak muncul.” Meskipun sedikit berbeda, kata Bang, “idenya kurang lebih sama dengan mug kopi yang menampilkan gambar saat panas.” (Hanya saja mug itu termokromik, sedangkan Magic Ink fotokromik.)

Magic Pen — alat untuk mengaktifkan/menonaktifkan tinta tato “Magic Ink”
Cahaya tampak apa pun bisa mengaktifkan tato, termasuk senter di ponsel Anda, dan untuk membalik reaksinya digunakan senter UV. Kedua jenis cahaya ini bisa memunculkan dan menyembunyikan tinta dalam hitungan detik. Untuk mengubah desain di dalam kulit — impian Bang yang lain — idenya adalah menato satu bidang penuh dengan Magic Ink lalu memakai cahaya untuk mengaktifkan partikel tertentu saja.
“Kami membuat alat yang disebut Magic Pen, semacam stylus untuk kulit Anda,” kata Bang. “Sinarnya sangat sempit sehingga Anda bisa menggambar di kulit, dan hanya partikel yang terkena cahaya yang akan aktif.” Dengan pena cahaya yang mirip spidol Sharpie ini, Anda bisa membuat desain apa pun di bidang Magic Ink. “Anda juga bisa memakai stensil, menempelkannya langsung di kulit, lalu menyinarinya,” kata Bang. Artinya, Anda bisa mengganti tato sesering yang Anda mau.
Apakah Magic Ink aman?
Perasaan Anda mungkin bimbang antara takjub dan skeptis, dan itu wajar; Bang sendiri mengakui betapa luar biasanya konsep ini. “Pikiran pertama saya: ‘Ini terlalu bagus untuk jadi kenyataan. Apa ini tidak apa-apa? Apa ini aman?’” Dan ia meyakinkan kami bahwa tinta ini aman. Tinta ini dikembangkan oleh tim ilmuwan bergelar doktor di bidangnya masing-masing serta dewan penasihat medis. Selain itu, dokter kulit sekaligus dermatopatolog asal New York City, Adarsh Vijay Mudgil, MD, telah meninjau tato-tato Magic Ink yang dibuat selama dua tahun terakhir. Menurut Bang, “Kami sudah melakukan studi yang membandingkan keamanan dan proses penyembuhan Magic dengan tinta konvensional, dan hasilnya sama baik atau lebih baik daripada tinta tato standar.”
Meski begitu, kita belum tahu persis bagaimana Magic Ink akan menua di kulit, karena produk ini masih cukup baru. Namun tim tetap optimistis. “Perlu 20 tahun sebelum kita tahu bagaimana tinta ini terurai, tetapi pigmen apa pun pasti terurai,” kata Bang.
Masa depan tato dengan Magic Ink
Magic Ink diluncurkan ke dunia pada 17 Januari 2024, diawali di studio Bang di New York City, tempat tinta ini akan digunakan secara eksklusif selama beberapa bulan. “Setelah itu kami akan membagikannya kepada tim legacy artist kami — sebagian tattoo artist paling bergengsi, paling banyak pengikut, dan paling terkenal di negeri ini dan di seluruh dunia,” katanya.
Bang antusias melihat bagaimana Magic Ink akan diterima di dunia tato, tetapi ia tidak melihatnya menggantikan desain tradisional. Seperti katanya, “Saya benar-benar ingin menyatukan keduanya. Saya seorang tattoo artist; saya cinta tato.”
Dari pihak saya, saya ingin menambahkan bahwa idenya jelas sangat menarik!
Ini bukan upaya pertama untuk mewujudkan impian jutaan orang dan membuat tato yang “bisa menghilang”, tetapi sejauh ini termasuk yang paling berhasil, baik dari sisi pemasaran maupun dalam membawa ide hingga menjadi produk komersial!
Jika kelak tersedia satu palet lengkap tinta seperti ini (bukan hanya satu warna merah seperti sekarang), imajinasi tattoo artist akan terbuka lebar untuk mewujudkan tato multidimensi dengan desain yang bisa berubah!
Bagaimanapun, ini adalah terobosan yang hebat dan menjanjikan dalam pembuatan tinta tato berlapis bahan bioinert, yang berpeluang besar berkembang menjadi babak baru evolusi tinta sulam (PMU) dan tinta tato.
Sejauh ini belum ada studi ilmiah terpublikasi yang andal tentang perilaku tinta ini di dalam tubuh manusia, maupun tentang interaksinya dengan laser hapus tato. Namun saya rasa studi seperti itu akan muncul di masa depan — mari kita ikuti bersama perkembangan start-up ini!
Sumber: Baca selengkapnya
Situs resmi Magic Ink: Kunjungi
Situs resmi Bang Bang NYC: Jelajahi
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu Magic Ink?
Tinta tato yang diaktifkan cahaya, inovasi tattoo artist Keith “Bang Bang” McCurdy: tato bisa dinyalakan dan dimatikan dengan sorotan cahaya. Cahaya tampak apa pun mengaktifkannya, dan senter UV membalik reaksinya.
Terbuat dari apa Magic Ink?
Dari nanosfer PMMA (polimetil metakrilat) yang dibuat tanpa penggilingan dan diperkaya dopan fotokromik yang tidak sitotoksik. Saat ini tinta ini hanya tersedia dalam warna merah.
Apakah Magic Ink bisa dihapus dengan laser?
Belum diketahui. Sejauh ini belum ada studi ilmiah terpublikasi yang andal tentang perilaku tinta ini di dalam tubuh manusia maupun tentang interaksinya dengan laser hapus tato.