8 aturan keamanan laser Nd:YAG untuk hapus tato dan sulam
Kacamata pelindung untuk klien dan operator, tanpa cermin, kontrol handpiece dan pedal, tip yang tepat, tanpa alkohol: aturan aman bekerja dengan laser Nd:YAG.

Dalam pekerjaan spesialis hapus tato laser, semuanya harus berkualitas tinggi: mulai dari peralatan yang dipakai hingga pelayanan dan hasilnya. Tidak cukup hanya membeli laser yang super-canggih — Anda juga harus belajar menanganinya dengan benar! Sehebat apa pun alatnya, alat itu tidak akan bekerja sendiri — seluruh tanggung jawab ada di tangan Anda.
Selama sesi hapus sulam atau tato, Anda perlu mematuhi sejumlah aturan yang membuat prosedur aman, baik bagi klien maupun bagi Anda sendiri. Saya sudah menekuni hapus tato dan sulam dengan laser selama 12 (!) tahun, dan selama itu saya telah mengumpulkan pengalaman yang sangat banyak.
Di awal karier saya di bidang hapus tato laser, saya harus belajar dari kesalahan sendiri, dan kini saya ingin membantu Anda menghindari kekeliruan yang pernah saya buat. Karena itu saya menyiapkan artikel ini, yang menjelaskan secara rinci aturan keamanan terpenting saat bekerja dengan laser Nd:YAG.
Jadi, mari kita mulai!
Aturan #1: Selalu pakaikan kacamata pelindung pada klien Anda
Sebagian artis mengabaikan aturan ini dengan alasan semacam “Untuk apa klien pakai kacamata? Saya bekerja hati-hati, tidak mungkin kena mata!” Namun bekerja tanpa alat pelindung sangat dilarang, karena tidak ada yang kebal dari kecelakaan. Sedikit saja sinar laser bergeser — dan klien Anda mengalami cedera mata yang serius.
Agar risiko kerusakan di area mata seminimal mungkin, pakaikanlah kacamata pelindung!

Berbahaya! (tanpa kacamata pelindung)

Aman! (memakai kacamata pelindung)
Aturan #2: Di ruang tindakan tidak boleh ada cermin atau permukaan kaca yang terbuka
Ingat adegan di film “Star Wars” ketika para tokohnya menembakkan laser ke segala arah? Hal yang sama akan terjadi jika Anda tidak sengaja mengarahkan laser ke cermin atau permukaan kaca: sinarnya pasti akan dipantulkan dan mengenai benda apa saja (atau bahkan klien Anda). Jadi saya sangat menyarankan untuk menyingkirkan benda-benda seperti itu dari ruangan tempat Anda melakukan tindakan!
Aturan #3: Saat bekerja dengan laser, selalu perhatikan ke mana handpiece mengarah
Jika Anda sedang tidak membutuhkan handpiece, letakkan di posisi standarnya: di unit laser. Jika handpiece ada di tangan Anda, usahakan selalu mengarahkannya ke bawah, dengan menyandarkannya ke ranjang tindakan atau ke tubuh Anda sendiri.
Dengan cara inilah Anda menjaga kendali atas arah sinar laser. Sinar laser memiliki efek merusak hingga jarak 200 meter dari sumber radiasinya (laser), sehingga akibat dari penanganan handpiece yang ceroboh bisa sangat merugikan.
Aturan #4: Spesialis juga wajib memakai kacamata pelindung selama tindakan
Ada anggapan bahwa operator tidak perlu kacamata pelindung untuk panjang gelombang 1064 nm. Itu tidak benar — Anda harus selalu memakainya! Peralatan laser sering dilengkapi kacamata untuk operator, tetapi tidak semuanya melindungi mata dari radiasi dengan sama baiknya. Bagaimana cara mengeceknya? Ada cara sederhana untuk mengetahui apakah kacamata Anda efektif terhadap paparan laser atau tidak.
Cara kerja percobaannya bisa Anda lihat pada diagram ini:
- Kacamata pelindung
- Laser Nd:YAG
- Dua lembar kertas gelap
Lalu periksa apakah radiasi laser merusak kertas
Kacamata kurang melindungi
Kacamata ini aman dipakai
Aturan #5: Kendalikan pedal kaki laser
Bayangkan situasinya: Anda sudah benar-benar siap untuk tindakan hapus tato laser, handpiece di tangan, klien di depan Anda, dan tinggal menginjak pedal. Anda mengangkat kaki di atas pedal dan... perhatian Anda teralihkan. Ada yang memanggil, ada ketukan di pintu, atau Anda sekadar kehilangan keseimbangan — tetapi sistem laser sudah telanjur menembak.
Anda tidak sedang melihat ke mana sinar laser mengarah, dan sinar itu bisa mengenai apa saja, termasuk Anda atau klien.
Contoh lain: Anda siap mulai bekerja, tetapi pedal kaki letaknya jauh. Segera buang pikiran “Ah, saya geser saja pelan-pelan dengan kaki, beres!” Saya sudah pernah mengalaminya. Anda pasti akan tidak sengaja menginjaknya dan membuat alat menembak.
Bagus jika pedal memiliki penutup pelindung yang mencegah injakan tidak sengaja seperti itu. Namun jika tidak ada, berhati-hatilah dalam menyalakan laser.
Aturan #6: Perhatikan tip pemfokus pada handpiece
Kadang setelah satu sesi Anda lupa mengganti tip handpiece sebelum klien berikutnya. Misalnya, sebelumnya terpasang filter pemfokus 532 nm, dan klien berikutnya membutuhkan 1064 nm, tetapi Anda tidak mengganti tip dan langsung mulai bekerja. Apa akibatnya?
Pertama-tama, kerusakan dan cedera tambahan pada kulit. Kadang Anda segera sadar tip-nya salah, kadang baru di tengah tindakan. Karena itu saya menyarankan memakai tip dengan warna berbeda agar mudah dibedakan dan tidak tertukar. Beberapa alat laser bahkan memiliki peringatan sehingga Anda bisa memastikan tip yang benar sudah dipilih.
Aturan #7: Jangan gunakan alkohol untuk menyiapkan kulit
Dua kali dalam praktik saya, saya mengalami masalah ini: karena terburu-buru, saya cepat-cepat mendisinfeksi kulit klien dengan alkohol lalu menembakkan pulsa. Hasilnya: situasi yang menegangkan, karena saya benar-benar “membakar” kulit.
Ingat, klien datang untuk sesi hapus tato laser, bukan untuk pertunjukan api. Tidak perlu memakai alkohol, dan saya minta Anda sama sekali tidak mengoleskannya pada kulit klien!
Aturan #8: Gunakan peralatan hapus tato laser yang modern dan andal
Peralatan terbaru yang berkualitas tinggi juga merupakan faktor penting bagi keamanan tindakan. Laser Nd:YAG adalah alat dengan kelas bahaya 4 (kelas tertinggi di Rusia!), artinya alat ini harus memenuhi semua persyaratan pengoperasian yang aman.
Alat modern memiliki berbagai fitur yang meminimalkan risiko selama penghapusan dengan laser. Laser baru yang berteknologi maju memiliki sinar pemandu (aiming beam) yang terang, sehingga Anda bisa melihat dengan jelas ke mana laser diarahkan. Alat modern juga memiliki “tombol darurat”: jika Anda perlu menghentikan kerja secara mendadak, tombol ini sangat berguna.
Sebelum memulai sesi laser removal, Anda harus melalui beberapa langkah...
Nyalakan alat dengan kunci
Periksa semua pengaturan di menu dan aktifkan mode simmer
Aktifkan lampu pompa
Dapatkan notifikasi bahwa tip handpiece yang benar sudah dipilih
Injak pedal yang memiliki penutup pelindung
Terima sinyal peringatan bahwa pulsa sedang dihasilkan
Semua ini adalah langkah pencegahan untuk melindungi Anda dan klien dari kejadian yang tidak diinginkan. Jadi saran saya: jangan berhemat untuk peralatan laser, dan berinvestasilah pada kualitas layanan Anda.
Aturan bonus: Belajar, belajar, dan terus belajar!
Kini Anda sudah tahu aturan keamanan yang akan membantu Anda menghindari cedera dan kesalahan selama hapus sulam dan tato dengan laser. Saya harap Anda akan memperhatikan rekomendasi ini dan menerapkannya dalam praktik!
Uji diri Anda
Centang aturan yang sudah Anda terapkan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah operator perlu kacamata pelindung untuk laser 1064 nm?
Ya. Anggapan bahwa operator tidak perlu kacamata pelindung untuk 1064 nm tidak benar — spesialis harus selalu memakainya, dan klien juga harus selalu dipakaikan kacamata pelindung.
Bolehkah kulit didisinfeksi dengan alkohol sebelum laser?
Tidak. Penulis dua kali “membakar” kulit setelah mendisinfeksinya dengan alkohol lalu menembakkan pulsa, jadi alkohol sama sekali tidak boleh dioleskan pada kulit klien.
Mengapa di ruang tindakan laser tidak boleh ada cermin?
Jika sinar laser tidak sengaja diarahkan ke cermin atau permukaan kaca, sinarnya akan dipantulkan dan bisa mengenai benda apa saja, termasuk klien.